Pochettino : Guardiola Mampu Tapi Berikan Ia Waktu

Mauricio Pochettino, pep guardiola, manchseter city, tottenham hotspurs, manchseter city vs tottenham hotspurs, premier league,liga inggris
Mauricio Pochettino dan Pep guardiola

Pelatih Totenham Hotspurs saat ini yaitu Mauricio Pochettino, meminta para pengkritik rekan sekaligus rival seprofesinya di Manchester City yaitu  Josep Guardiola untuk dapat memberikan lebih banyak waktu padanya. Hal ini diungkapkan oleh Pochettino setelah pasukannya mengimbangi permainan melawan tim yang diracik Guardiola.

Pertandingan yang dimaksud tadi adalah pertandingan pekan ke 22 Premier League yang diselenggarakan di Etihad Stadium, pada tanggal 22 Januari 2017 hari Minggu kemarin. Hasil akhir pertandingan tersebut tercatat dipapan angka dengan skor 2-2

Sebenarnya dalam laga itu, The Citizen cenderung lebih unggul dibandingkan The Lily White terutama dalam menciptakan peluang membobol gawang lawan. Bahkan pada dasarnya mereka berhasil menjebol gawang sang tamu dua kali dalam waktu lima menit saja. Gol tersebut disumbangkan oleh Leroy Sane di menit ke 49 dan Kevin de Bruyne pada menit ke 54.

Sayangnya sang pelatih harus menggigit jari setelah empat menit kemudian Dele Alli berhasil memperkecil kemenangan mereka. Ditambah pada menit ke 77 Heung Min Son mengimbangi skor tuan rumah. Hal ini membuat Guardiola yang sebelumnya tertekan setelah tertinggal dari Chelsea bertambah emosional karena dimenit terakhir pemainnya tak bermain dengan yang sesuai yang diharapkan.

Namun Pochettino melihat kendala yang dihadapi rekannya itu. Ia mengungkapkan kepada Daily Star: “Saya yakin Pep akan meraih sukses, karena dia adalah salah satu yang terbaik. Sulit bagi saya untuk menilainya, masih terlalu dini. Dia amat emosional dan dia menunjukannya. Semua merasa frustrasi usai tim tertinggal dari Chelsea, dan dia juga. Hanya saja untuk membangun pasukan yang  kuat dengan filosofi dan ide, anda membutuhkan waktu. Menangani Bayern dan Barcelona, tentu berbeda dengan Manchester City. Namu dia punya kualitas sebagai manajer top dan dia nantinya akan sukses di sini.”

Sang pelatih pun menambahkan: “Tidak mudah untuk mengatasi ekspektasi dan anda juga harus mengajarkan filosofi dan ide anda. Sulit untuk membandingkan dia dengan saya, karena ekspektasinya berbeda. Guardiola menangani tim usai memenangkan 21 trofi bersama Bayern dan Barca. Sementara saya datang dari Southampton.”.

Conte Berharap Gol Costa Menjawab Pertanyaan Media

diego costa and Antonio conte, diego costa, Antonio conte, Chelsea, premier league, liga inggris, leicester city, Chelsea vs leicester city
Costa dan Cconte

Pelatih Chelsea yaitu Antonio Conte mengharapkan bahwa para pendukung Chelsea ataupun media masa dapat menghentikan semua pertanyaan ataupun analisa yang salah mengenai striker andalannya Diego Costa. Conte berharap gol yang dilakukan pemainnya kemarin menjawab semua pertanyaan yang selama ini menjadi tanda tanya panjang tentang masa depan Costa di Chelsea.

Memang sang pemain sempat di singkirkan dari tim inti yang dibuat oleh Conte terutama saat mereka bertanding melawan Leicester City pada tanggal 15 Januari 2017 pada putaran ke 21 lalu. Hal ini dikarenakan sang pemain sempat terlihat bentrok dengan sang pelatih beberapa waktu yang lalu.

Dan setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, Ia akhirnya berhasil berdamai dan mulai berlatih kembali. Bahkan Ia sudah dimasukkan oleh tim inti lagi saat menghadapi Hull City pada tanggal 22 Januari 2017 kemarin. Sebagai balasannya Costa menebus kesalahannya dengan menjebol gawang The Tiger pada menit ke 45+7 setelah menerima umpan dari Victor Moses.

Conte mengungkapkan kepada Telegraph “Jika saya ingat dengan baik, saya bilang pada anda bahwa saya harus membuat keputusan terbaik untuk tim. Jika Diego tidak siap bermain hari ini, maka saya membuat keputusan yang buruk. Salah saya, bukan pemain. Namun saya kira Diego bermain bagus hari ini,”.

Ia menegaskan “Saya ulangi, dia senang untuk bertahan bersama kami dan bermain bersama Chelsea. Bagi kami, dia amat penting untuk kami, untuk fokus pada masa kini, dan tidak melihat terlalu jauh ke masa depan. Hal itu akan memancing resiko. Dan ini juga sangat penting bagi sang pemain untuk memainkan pertandingan yang bagus dan saya berharap pertandingan ini akan menyelesaikan semua spekulasi mengenai dirinya, mengenai Chelsea. Saya kira kami menunjukkan kami tim yang amat solid dan saya kira inilah yang membantu kami terus duduk di puncak klasemen.”

Namun saat ditanya mengenai tentang kontrak bomber yang dibeli Chelsea 2014 lalu, Sang pelatih pun mengatakan kepada ESPN, “Diego masih memiliki dua tahun sebelum kontraknya habis di    Chelsea. Saya kira kontraknya akan mengakhiri semua spekulasi yang ada. Saya tidak tahu (jika ada rencana pembuatan kontrak baru untuk mencegahnya pergi). Keputusan ini adalah sesuatu yang harus anda ambil bersama dengan klub. Namun, saya ulangi, saya tidak melihat adanya masalah dengan Diego dan kontraknya.”

Gabriel Jesus Tak Gentar Menghadapi Tantangan di Manchester City

Gabriel Jesus Manchester City, Gabriel Jesus, Manchester City, premier league, liga inggris, pep guardiola, Mauricio Pochettino
Gabriel Jesus Manchester City

Sebagai pemain muda yang baru bermain di Liga Inggris, Gabriel Jesus belum lama ini mengungkapkan bahwa dirinya tidak gentar dengan kerasnya permainan yang akan ia hadapi di Manchester City di Premier League.

Pemain yang baru berusia 19 tahun tersebut memang baru saja di masuk menjadi pemain City sejak tanggal 19 Januari 2017 kemarin. Sebelumnya pemain Brazil yang disebut sebut sebagai Neymar masa depan itu memang sempat membela Palmeiras, sebuah klub sepak bola yang bermain di Liga Barazil selama satu musim.

Tentu saja kepindahannya ke salah satu Liga Top Eropa akan ia manfaatkan sebaik baiknya untuk meraih jenjang karir yang lebih baik dibandingkan saat Ia membela tim lamanya. Selain itu Ia akan dapat pengalaman baru dan juga teknik baru dalam menjebol gawang lawan dengan maksimal.

Akan tetapi Ia sangat mengerti tantangan yang akan dihadapinya. Ia harus berlatih lebih untuk menghadapi permainan liga top di Inggris yang keras dan cepat. Ia mengatakan kepada Express, “Saya sudah melihatnya dan menyadari bahwa permainan di sini amat berat dan intens. Saya berharap bisa beradaptasi dengan cepat. Saya akan coba menghadapi semuanya dan beradaptasi. Saya tahu ini tidak akan mudah, namun ini semua hanya tergantung pada saya, bagaimana saya bekerja keras untuk melakukannya.”

Ia menambahkan “Saya tidak boleh merasa takut, usai mendapat kesempatan yang bisa mengubah hidup saya. Ada lebih banyak tantangan dan kesempatan untuk mengubah kehidupan keluarga saya, memberikan mereka peluang, jadi saya tak boleh takut terhadap apapun.”

Ia juga mengetahui tentang kabar bahwa klubnya saat ini sedang mengalami kemunduran dan akan tersingkir dari kandidat juara di Premier League. Namun pelatih Tottenham Hotspurs, Mauricio Pochettino tidak sependapat tentang isu bahwa pasukan yang dibawa Pep Guardiola sudah tercoret dari bursa juara musim ini. Apalagi saat timnya akan melawan The Citizen dalam pertandingan selanjutnya pekan ini.

Ia mengatakan kepada Mirror, “Kami harus berhati-hati, karena Manchester City hanya tiga angka di belakang kami, dan kami ada di zona Liga Champions. Dan kami juga harus berhati-hati karena masih ada banyak pertandingan dan kompetisi yang harus kami mainkan. Karena saya tahu Guardiola adalah manajer yang hebat, salah satu yang terbaik, anda bisa mengharap hal yang berbeda. Saya tidak ragu bahwa seiring berjalannya waktu ia akan bisa meraih keberhasilan.”

Tawaran Bournemouth terhadap Kiper Tak Terpakai Chelsea Ditolak.

Asmir Begovic Chelsea,Asmir Begovic, Chelsea, antonio conte, chelsea, stoke city, Bournemouth , premier league, liga inggris, Thibaut Courtois
Asmir Begovic Chelsea

Pemuncak kalasemen sementara Premier League musim ini yaitu Chelsea, dikabarkan telah menolak proposal pembelian untuk penjaga gawang mereka yang jarang digunakan Asmir Begovic. Hal ini diberiktakan oleh Telegraph  belum lama ini dan menyebutkan proposal dengan nilai 10 juta poundsterling dilayangkan oleh Bournemouth pada Januari Ini.

Ia direkrut Chelsea sejak musim panas 2015 pada tanggal 13 juli 2015 setelah berhasil pergi dari klub lamanya Stoke City dengan nilai 8 juta poundsterling bersamaan dengan peminjaman gelandang Chelsea, Marco van Ginkel.

Begovic membela The Potters dari tanggal 1 Februari 2010 dan menjalani 5 tahunnya dengan baik. Tercatat Ia bermain sebanyak 160 kali dan sempat menghasilkan sebuah gol. Gol yang disumbangkannya ia hasilkan setelah 13 detik melawan Southampton dari jarak 97,5 yard atau sekitar 891,5 meter, mengecoh penjaga gawang saat itu, Artur Boruc pada musim kompetisi Premier League 2013-2014.

Bogevic juga sempat mencatatkan rekor clean sheet ke 50 pada saat Ia membela Stoke Cotu menghadapi Everton dengn skor 2-0 pada pertandingan tanggal 4 Maret 2015.

Sang pelatih Chelsea yaitu Antonio Conte, masih ingin mempertahankan kiper yang berusia 29 tahun tersebut setidaknya hingga musim kompetisi kali ini usai. Namun Ia juga tak menutup kemungkinan jika ada yang ingin membeli sang pemain dengan catatan dengan harga yang sesuai.

Sebelumnya The Blues juga sempat menepis penawaran untuk Begovic dari klub lainnya di Liga Inggris yaitu Everton dan West Ham namun sang kiper lebih sepertinya lebih cenderung tertarik untuk bergabung dengan The Cherries di Dean Court.

Kepergian sang pemain cukup beralasan mengingat saat ini ia hanya menjadi cadangan menggantikan Thibaut Courtois seandainya terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Ia tercatat baru bermain selama musim ini dengan empat pertandingan saja, dan sepertinya ia hanya akan turun membela Chelsea di sisa musim kompetisi selain Premier League saja. Saat ini Chelsea mengikuti kompetisi pada Piala FA dam Piala Liga namun pada Piala Liga mereka sudah gugur.

Payet Diizinkan Pergi Asal Harganya Tinggi

Arsene Wenger dan Dimitri Payet , Arsene Wenger, Dimitri Payet, Arsenal, west ham united, permier league, liga inggris
Arsene Wenger dan Dimitri Payet

Slaven Bilic yang merupakan pelatih dari West Ham United belum lama ini kembali mengungkapkan kebijakannya mengenai masa depan karir dari pemain gelandang serangnya yang berdarah Prancis, Dimitri Payet. Sang pelatih telah memagarinya sedikit sang pemain dengan mematok harga penebusan yang tidak murah jika ada klub lain yang ingin meminangnya.

Memang saat ini sang pemain berusia 29 tahun tersebut memiliki keinginan untuk dapat meninggalkan klubnya dalam waktu, malah sudah sempat mengutarakan kepada manajemen klub. Hasilnya adalah penolakan dari pihak manajemen mengingat merekea masih membutuhkan jasa pemain andalan mereka untuk dapat memperbaiki posisi mereka di klasemen Premier League. Akhirnya mantan pemain Marseille tak mau berlatih sehingga manajemen mencoret namanya dari tim inti.

Sang pelatih asal Kroasia pun sempat mengungkapkan “Saya mengatakan apa semua itu telah berubah? Tidak. Kami tetap mengambil sikap yang sama dan tegas dan itu tetap sama. Kami tidak akan menjual pemain terbaik kami dengan harga yang murah hanya karena seseorang ingin mendatangkannya. Ini bukan situasi yang baik bagi klub, itu juga tidak baik untuk sepakbola pada umumnya,”.

Walaupun begitu manajemen juga tak berkeras hati untuk membatasi langkah pemainnya dan tak mungkin dihindari. Karena itu mereka membuka kemungkinan untuk dapat melepas pemain yang bernomor punggung 27 itu, namun dengan tinggi. Bilic ingin segera menyelasikan dengan baik dan segera

Bilic pun mengungkapkan “Kepergian Payet memang tidak bisa dihindari. Saya senang menyelesaikan masalah di rumah untuk melindungi tim ini,”.

Beberapa media lokal sebelumnya sempat mengaitkan Payet dengan Arsenal sebagai tujuan akhir dari kepergiannya. Dikatakan The Gunners sempat menawarkan nilai kontrak yang cukup menggiurkan mengingat dua pemain top Arsenal sedang meminta perpanjangan kontrak dengan gaji yang luar biasa besar.

Namun setelah diklarifikasi kepada pelatih Arsenal yaitu Arsene Wenger, Ia mengatakan bahwa dirinya tak memiliki minat untuk mendatangkan pemain baru karena ia telah mempunyai banyak pemain seperti Payet dalam timnya.

Ia mengatakan kepada Mirror, “Saya pikir  bursa transfer musim dingin ini akan menjadi bursa transfer yang cukup sepi. Pasukan kami sangat kuat. Kami memiliki banyak sekali pemain yang bisa masuk ke dalam tim ini. Saya mengagumi Payet tapi saya tak butuh Payet karena kami memiliki begitu banyak pemain kreatif. Kami memiliki banyak pemain yang bisa bermain dalam posisi ini,”.

Jadi, akan kemanakah sang pemain berlabuh?

Mertesacker Kembali Beraksi Setelah Cedera Setengah Musim

Per Mertesacker Arsenal, Per Mertesacker, Arsenal, arsene wenger, Shkodran Mustafi, premier league, liga inggris
Per Mertesacker Arsenal

Per Mertesacker merupakan pemain bek tengah yang sudah membela Arsenal dari tahun 2011 itu memiliki masa bakti yang akan selesai setelah musim ini berakhir namun sepertinya Ia tidak akan pergi dari klubnya mengingat Ia direncanakan akan diperpanjang kontraknya. Malahan Mertesacker dalam beberapa minggu kedepan akan mengadakan pertemuan dengan manajemen The Gunners.

Menurut London Evening Standard, mereka menuliskan bawaha  bertubuh jangkung itu akan mendapatkan gaji senilai 70.000 pounds setiap pekannya. Dan dengan ini sang pemain bernomor punggung 4 di Arsenal itu masih akan bertarung hingga kompetisi Premier League 2017-2018 berakhir.

Awalnya pemain bertahan yang diangkat juga sebagai kapten kesebelasan ini, memang dikabarkan tidak diperpanjang lama namun setidaknya Ia masih akan bermain setidaknya satu musim kedepan. Hal ini dikarenakan kebijakan klub yang harus disesuaikan dengannya mengingat usianya yang sudah berada diatas 30 tahun akan mendapat jatah perpanjangan kontra selama semusim saja.

Sang pelatih Arsenal, Arsene Wenger sempat mengnungkapkan di halaman situs resmi The Gunners, “Mertesacker adalah pemimpin dalam tim dan dia tetap satu dari empat bek tengah yang berpengalaman dan mampu membimbing tim ini,” .

Memang pemain berkebangsaan Jerman ini bergabung dari Werder Bremen setelah Ia membela klubnya selama lima musim dengan mencatatkan gol 12 kali selama 146 kali penampilannya. Sedangkan saat membela Arsenal, hingga kini ia sudah bertanding dengan 207 pertandingan di semua kompetisi. Ia telah berpartisipasi dalam memperebutkan dua gelar di Piala FA dan telah mencetak delapan gol.

Sayangnya Ia mengalami cedera diawal musim kompetisi tepatnya mulai tanggal 25 Juli 2016 hingga kini. Dan akhirnya hal ini memaksa Arsenal membeli pemain bertahan diposisi tengah, Shkodran Mustafi pemain asal Valencia yang berdarah Jerman juga.

Namun belum lama ini Wenger pun mengungkapkan kondisi Mertesacker saat ini telah pulih dari cedera yang dialaminya dan ada kemungkinan Ia akan bisa kembali beraksi pada bulan depan.

Seperti yang diberitakan Soccerway, Wenger mengatakan “Ini adalah pilihan yang kami ambil atas Per Mertesacker. Ia sudah kembali berlatih, tidak dengan skuad, tapi ia mungkin bisa kembali berlatih dengan rekan-rekannya dua minggu lagi dari sekarang. Kami memiliki sejumlah pertandingan dan penting bagi kami untuk memiliki pemain berpengalaman kami kembali ke dalam tim. Kami berada di saat kebenaran sekarang. Kami memiliki waktu lima bulan untuk berjuang dan kami membutuhkan semua pemain kami yang berpengalaman kembali ke dalam skuad,”.

De Gea Di Jual, Oblak Di Beli

Manchester United Jan Oblak vs De Gea, Manchester United, Jan Oblak vs De Gea, Jan Oblak,  De Gea, real madrid, atletico madrid
Jan Oblak vs De Gea

Phil Jones yang merupakan pemain belakang dari Manchester United, mengungkapkan perasaannya setelah ia bisa dipercaya lagi untuk tampil di tim utama. Pemain berkebangsaan Inggris ini dalam beberapa pertandingan selalu menjadi bagian dari tim utama United, setelah Ia bermain apik pada pertandingan pertamanya di musim ini pada bulan November lalu saat menghadapi Swansea. Ia pun sering dimainkan terutama karena krisis pemain bertahan yang dialami setan merah.

Perbaikan yang signifikan terlihat setelah pelatih mereka yaitu Jose Mourinho, mulai dapat menyatu dengan para pemainnya. Tercatat mereka hanya kemasukan 7 gol dalam 10 pertandingan di liga Inggris, sejak mereka dikalahkan oleh Chelsea pada tanggal 23 Oktober 2016. Bahkan mereka tak pernah kalah lagi hingga saat ini.

Jones pun sempat mengungkapkan di situs resmi Manchester United, “Sebagai pemain bertahan, kami tidak peduli. Saya hanya senang bertahan! Saya ingin menghentikan gol terjadi. Saya ingin memberikan David de Gea seminimal mungkin penyelamatan, atau membuat dia tidak melakukannya sama sekali sepanjang laga, saya kira kami semakin baik soal itu.”

Ia menambahkan “Ketika kami harus bertahan sebagai tim, kami melakukannya dengan baik dan akhirnya kami terus berkembang. Jika kami melakukan blok penting, itu bisa seperti gol.”

Namun sepertinya sang penjaga gawang andalan mereka, yaitu De Gea, dikabarkan akan hengkang dari klubnya karena akan tertarik ke salah satu klub raksasa di Spanyol yaitu Real Madrid. Bahkan transaksi yang dilakukan hampir berhasil akan tetapi gagal ditengah jalan dikarenakan kesalahan administrasi pada detik-detik akhir. Dan akhirnya De Gea tetap memperpanjang masa baktinya di MU walau dikabarkan masih tetap dibidik oleh Madrid sampai saat ini.

Tim asuhan Mourinho sebenarnya sudah mengantisipasi seandainya sang kiper akan pindah pada musim panas nanti. Seperti yang dikabarkan AS, klub setan mereh tersebut dikabarkan akan mencoba merekrut Jan Oblak, penjaga gawang dari Atletico Madrid.

Hanya saja MU memberi mahar yang cukup mahal jika ingin meminang Oblak dari klubnya, malah dikabarkan akan mencapai 100 juta euro. Manajemen sendiri tak bermasalah dengan nilai sebesar itu mengingat mereka juga akan mendapat dana tambahan seandainya Madrid memilih De Gea sebagai penjaga gawangnya.

Robles : Kekalahan City Bukan Karena Bravo Saja

Claudio Bravo, Manchester City, Claudio Bravo Manchester City, Joel Robles , Everton vs manchester city, Everton vs manchester city 15 januari 2017, pep guardiola
Claudio Bravo Manchester City

Joel Robles selaku penjaga gawang Everton, belum lama ini mendukung rekan seprofesinya, kiper dari Manchester City, Claudio Bravo. Pasalnya Bravo dikritik oleh beberapa kalangan setelah Ia menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kekalahan timnya dalam pertandingan pada hari Minggu tanggal 15 Januari 2017 lalu.

Dalam ajang kompetisi Premier league 2016-17 pekan ke 21, Everton berhasil Continue reading Robles : Kekalahan City Bukan Karena Bravo Saja

Conta Akan Persiapkan Batshuayi Jika Costa Tak Ubah Sikap

michy batshuayi antonio conte chelsea, michy batshuayi antonio conte,  chelsea, michy batshuayi, antonio conte, liga inggris, premier league, diego costa
Batshuayi dan Conte – chelsea

Pelatih Chelsea saat ini sempat mengatakan kepada pemain lini depan andalannya yaitu Diego Costa untuk mengubah sikapnya dengan segera. Ia malah tak segan segan untuk menjual pemain penting di Chelsea  jika memang sikapnya tak menunjukkan perubahan.

Seperti yang ditulis The Telegraph, pemain kelahiran Brasil tersebut tidak akan mendapatkan pendekatan lembut lagi dan akan menghadapi sikap keras dari sang pelatih.

Memang sang pemain Costa sebelumnya sempat dikabarkan adu mulut dengan pelatih yang baru menangani Chelsea pada musim ini. Hal ini dipicu karena sang pemain tergiur dengan nilai kontrak yang ditawarkan oleh salah satu klub dari Chinese Super League dengan jumlah yang sangat besar.

Walaupun begitu, sebagai pelatih, Conte tak terhasut dengan permainan psikologis seperti ini dan akan menunjukkan kekuatannya dengan membiarkan Costa pergi setelah musim kompetisi kali ini berakhir. Conte pun dikabarkan juga akan menolak semua tawaran yang diberikan dari Tiongkok, terutama setelah sang pemain menggunakannya sebagai alat untuk mendapat kenaikan gaji yang sangat besar.

The Telegraph juga mengatakan bahwa sang pelatih tidak akan menggelar pertemuan resmi dengan pemain tersebut untuk mendamaikan suasana malah sang pemain diwajibkan untuk terus membuktikan kemampuannya di sesi latihan individu, sebelum ia bisa kembali ke tim.

Memang sebelumnya Costa sempat tidak dimasukkan dari tim inti pada saat menghadapi Leicester pekan lalu. Conte berdalih kepada media dengan mengatakan bahwa pemainnya mengalami cedera punggung, padahal hal itu tidak terjadi.

Hal ini membuatnya untuk mencari pilihan lain jika Costa masih bersikap demikian. Ia akan menurunkan Michy Batshuayi sebagai penyerang utama yang bisa menggantingannya. Terlebih Ia juga sempat bermain bagus setelah Ia diberikan kesempatan bermain beberapa waktu yang lalu.

Batshuayi baru direkrut dengan Chelsea sama seperti kedatangan Conte. Ia ditebus dengan harga 35 juta pounds setelah Ia tampil impresive di klubnya, Marseille. Hanya saja ia masih belum daoat beradaptasi menyesuaikan diri di London Barat. Pemain asal Beligia ini belum pernah sekalipun bermain sebagai starter di Premier League musim ini. Termasuk saat Costa tidak bisa bermain karena koleksi kartu kuningnya bermain.

Dan Conte pun baru baru ini juga sempat memberika isyarat untuk Mitchy untuk mempersiapkan dirinya apapun yang terjadi. Conte mengatakan kepada Daily Star, “Saya mempercayai semua pemain saya. Bagi Michy, amat penting untuk terus bekerja seperti ini, menunjukkan bahwa mereka memang layak bermain. Saya sama sekali tidak punya masalah untuk memainkan pemain muda.”

Klopp Mampu Ubah Mentalitas Liverpool Menjadi Lebih Hebat

Jurgen Klopp dan Philippe Coutinho Liverpool, Jurgen Klopp dan Philippe Coutinho, Liverpool, Jurgen Klopp, Philippe Coutinho, Liga Inggris, Premier League
Klopp dan Coutinho Liverpool

Pemain gelandang serang sekaligus pemain sayap dari Liverpool yaitu Philippe Coutinho, beberapa waktu yang lalu sempat memuji  pelatihnya saat ini, Jurgen Klopp. Menurutnya sang pelatih asal Jerman ini ternyata mampu mengubah mentalitas para pemainnya sejak Ia bergabung dengan Liverpool musim lalu.

Namun sesungguhnya Klopp direkrut Liverpool bukan di awal musim kompetisi melainkan pada tanggal 8 Oktober 2015 setelah pelatih lama mereka Brendan Rodgers, tak mampu mendongkrak prestasi para pemainnya ke peringkat yang seharusnya. Padahal saat itu Klopp juga sedang membawa Klub di Liga Jerman yaitu Borussia Dortmund ditengah kesuksesan. Dan akhirnya setelah Ia pindah ke Liga Inggris dan mengasuh Liverpool, klub yang berada di Merseyside ini diakui semakin tajam sejak kedatangannya.

Coutinho pun sempat membeberkan kepada Sky Sprot “Klopp adalah manajer yang hebat. Klopp telah mampu mengubah mentalitas tim ini, kami telah menjadi klub yang lebih kuat saat bertahan dan kami akan terus bekerja sama,”.

Pemain yang bergabung pada tahun 2013 ini juga merasa sangat senang bermain dalam strategi yang diberikan pelatinhnya . Ia merasa bahwa sang pelatih memang memiliki sebuah kualitas yang hebat. Dan tak salah Liverpool memilihnya.

Hingga saat ini The Reds mencatatkan sebagai klub yang telah memasukkan bola terbanyak. Malah sebagai gelandang Coutinho sendiri memiliki performa cukup baik. Ia mampu menyumbangkan gol kelima lima di Premier League.

Namun Ia juga sempat memberikan lampu kuning kepada rekannya. Ia ingin agar seluruh tim tetap konsentrasi hingga kompetisi musim ini berakhir.  Walaupun saat ini mereka berada di peringkat ketiga klasemen namun mereka masih harus mengejar ketertinggalan mereka terhadap pemuncak klasemen sementara yang memiliki selisih 7 poin. Selain itu rivalnya juga berada tak jauh dalam hal mengumpulkan poin dengan jumlah yang sama.

Kepada Sky Sport Ia mengatakan “Kami harus terus bekerja bersama-sama karena musim ini masih sangat panjang. Kami memiliki target besar yang harus kami wujudkan pada musim ini. Kepercayaan diri membawa kami dalam sebuah situasi perasaan yang baik, memberi tanda bahwa kami harus tetap bekerja keras. Musim ini cukup menjanjikan dan sangat penting bagi kami dan Liverpool.”

Dan saat ini, Liverpool telah menjalani empat laga pertandingan dilintas kompetisi tanpa kemenangan. Dan inilah yang harus diwaspadai Liverpool.